Dakoga tv

LEBIH DARI SEKEDAR TV

What's Hot

Recent News

Subscribe to our newsletter for real-time updates on new articles, tips, and exclusive insights.

[contact-form-7 id="a4b0165" title="Contact form 1_copy"]

Just In

Business

- Advertisement -

Technology

Jejak Kepedulian MDMC Sumatera Barat dan Irman Gusman Center, Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk 76 KK Korban Banjir di Padang

PADANG, akumalu.com – Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Sumatera Barat bersama Irman Gusman Center dengan bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kota Padang. Pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, menjelang waktu Magrib, tim gabungan yang terdiri dari lima personel turun langsung ke lokasi bencana di RT 04/RW […]

Jejak Kepedulian MDMC Sumbar: Tengah Malam Terjang Banjir, Relawan Antar Harapan untuk Korban di Kuranji

PADANG, akumalu.com – Di saat sebagian besar masyarakat terlelap, relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat justru bergerak menembus gelapnya malam demi memastikan para korban banjir tetap mendapatkan bantuan. Sebanyak tujuh personel MDMC Sumbar diterjunkan pada Senin (3/8/2026) pukul 23.30 WIB untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang mengungsi di Kelurahan Lapau Munggu, Kecamatan […]

Sidang Perdana Sengketa Informasi Publik Bank Nagari di PTUN Padang, Hakim Minta Penjelasan Para Pihak

Padang, akumalu.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang menggelar sidang perdana sengketa informasi publik antara PT Bank Nagari selaku Pemohon Keberatan dengan Darlinsah selaku Termohon Keberatan, Senin (3/8/2026). Sidang tersebut merupakan pemeriksaan awal atas keberatan yang diajukan PT Bank Nagari terhadap Putusan Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Nomor 04/I/KISB-PS-M-A/2026. Perkara itu telah terdaftar di […]

Recent News

Jejak Kepedulian MDMC Sumatera Barat dan Irman Gusman Center, Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk 76 KK Korban Banjir di Padang

PADANG, akumalu.com – Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Sumatera Barat bersama Irman Gusman Center dengan bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kota Padang. Pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, menjelang waktu Magrib, tim gabungan yang terdiri dari lima personel turun langsung ke lokasi bencana di RT 04/RW […]
Read more

Jejak Kepedulian MDMC Sumbar: Tengah Malam Terjang Banjir, Relawan Antar Harapan untuk Korban di Kuranji

PADANG, akumalu.com – Di saat sebagian besar masyarakat terlelap, relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat justru bergerak menembus gelapnya malam demi memastikan para korban banjir tetap mendapatkan bantuan. Sebanyak tujuh personel MDMC Sumbar diterjunkan pada Senin (3/8/2026) pukul 23.30 WIB untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang mengungsi di Kelurahan Lapau Munggu, Kecamatan […]
Read more

Sidang Perdana Sengketa Informasi Publik Bank Nagari di PTUN Padang, Hakim Minta Penjelasan Para Pihak

Padang, akumalu.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang menggelar sidang perdana sengketa informasi publik antara PT Bank Nagari selaku Pemohon Keberatan dengan Darlinsah selaku Termohon Keberatan, Senin (3/8/2026). Sidang tersebut merupakan pemeriksaan awal atas keberatan yang diajukan PT Bank Nagari terhadap Putusan Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Nomor 04/I/KISB-PS-M-A/2026. Perkara itu telah terdaftar di […]
Read more

Kenaikan Pajak, Kebijakan atau Penindasan?

Oleh: Pandekasalalauak Pajak merupakan instrumen utama negara untuk membiayai pembangunan, menyediakan layanan publik, serta menjaga keberlangsungan roda pemerintahan. Namun, ketika kenaikan pajak terjadi di tengah melemahnya daya beli masyarakat, muncul pertanyaan yang semakin sering terdengar di ruang publik: apakah kenaikan pajak masih dapat disebut sebagai kebijakan, atau justru telah dirasakan sebagai bentuk penindasan? Bagi negara, […]
Read more

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Berhenti Mencetak Robot: Saatnya Sekolah Kembali Menjadi Taman

Table of Content

Oleh: Advokat Ki Jal Atri Tanjung, S.Pd., S.H., M.H. | akumalu.com

Di tengah arus modernisasi pendidikan, muncul pertanyaan mendasar: apakah sekolah masih menjadi tempat tumbuhnya manusia, atau justru berubah menjadi “pabrik” yang mencetak robot? Kritik ini bukan tanpa alasan. Banyak praktik pendidikan hari ini dinilai lebih menekankan angka ketimbang makna, hasil ketimbang proses, serta kepatuhan ketimbang kreativitas.

Sekolah “Pabrik Robot”: Gejala yang Nyata

Ciri-ciri sekolah yang terjebak dalam pola “pabrik robot” semakin mudah dikenali.

Pertama, orientasi pendidikan masih berpusat pada angka. Ujian Nasional memang telah berganti menjadi ANBK, tetapi mentalitas mengejar skor tetap sama—hanya berganti istilah, bukan substansi.

Kedua, durasi belajar yang panjang tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas pengalaman belajar. Banyak siswa pulang bukan dengan rasa ingin tahu, melainkan dengan beban stres dan kelelahan.

Ketiga, kesalahan sering diposisikan sebagai dosa besar. Akibatnya, anak-anak tumbuh dalam ketakutan: takut mencoba, takut bertanya, bahkan takut berbeda pendapat.

Keempat, keseragaman menjadi standar. Bukan hanya seragam fisik, tetapi juga seragam cara berpikir. Kreativitas yang seharusnya tumbuh justru dianggap mengganggu ketertiban.

Sekolah sebagai “Taman”: Gagasan yang Terlupakan

Konsep pendidikan yang lebih manusiawi sebenarnya telah lama dirumuskan oleh Ki Hajar Dewantara. Ia menggambarkan sekolah sebagai “taman”—tempat anak tumbuh sesuai kodratnya.

Taman adalah ruang hidup yang subur. Ada cahaya, air, dan tanah yang mendukung pertumbuhan. Dalam konteks pendidikan, guru bukanlah pengontrol, melainkan pamong—yang menyirami, merawat, dan mendampingi, bukan memaksa tumbuh secara instan.

Taman juga penuh keberagaman. Tidak semua anak harus menjadi dokter atau insinyur. Ada yang unggul di seni, bahasa, olahraga, desain, dan berbagai bidang lainnya. Setiap anak memiliki potensi unik yang layak dihargai.

Lebih dari itu, taman adalah tempat yang menyenangkan. Anak datang ke sekolah karena rindu belajar, bukan karena takut dihukum. Relasi antara guru dan murid dibangun atas dasar kepercayaan dan keteladanan.

Filosofi kepemimpinan pendidikan pun jelas:

  • Ing ngarso sung tulodo: di depan memberi teladan
  • Ing madya mangun karso: di tengah membangun semangat
  • Tut wuri handayani: di belakang memberi dorongan

Prinsip ini dikenal sebagai Sistem Among, yang menempatkan anak sebagai subjek merdeka dalam proses belajar.

Merdeka Belajar: Lebih dari Sekadar Slogan

Sekolah sebagai taman berarti memberi ruang kemerdekaan:

  • Merdeka berpikir
  • Merdeka berpendapat
  • Merdeka mencoba dan gagal

Karena dari kegagalanlah lahir keberanian dan inovasi.

Jalan Keluar: Berhenti Mencetak Robot

Perubahan bukan hal mustahil. Ada langkah konkret yang bisa dilakukan:

Kurikulum perlu bergeser dari hafalan ke pengalaman. Kurangi dominasi ujian tulis, dan perbanyak proyek, diskusi, presentasi, serta karya nyata.

Guru harus bertransformasi dari “penjaga ujian” menjadi “penumbuh potensi”. Bukan sekadar mengawasi, tetapi membimbing dan menginspirasi.

Orang tua juga perlu mengubah pola pikir. Pertanyaan “nilainya berapa?” sebaiknya diganti dengan “apa yang kamu pelajari hari ini?”

Sistem pendidikan harus berani memberi ruang gagal. Negara seperti Finlandia bahkan tidak menerapkan sistem peringkat di sekolah dasar, namun tetap unggul dalam inovasi dan kualitas pendidikan.

Penutup: Mengembalikan Hakikat Sekolah

Robot mungkin mampu menggantikan manusia di pabrik, tetapi tidak akan pernah mampu menggantikan peran manusia sebagai makhluk berpikir, berperasaan, dan berbudaya.

Sekolah bukanlah tempat mencetak tenaga kerja semata. Ia adalah ruang merawat tunas bangsa dan peradaban.

Sudah saatnya kita berhenti memaksa anak menjadi mesin penurut. Kembalikan sekolah menjadi taman—tempat yang aman, indah, dan menyenangkan untuk tumbuh. Tempat di mana setiap anak bisa menjadi dirinya sendiri, sesuai kodrat dan potensinya.

REVAN FAUZI HANDHIKA

vanrevan390@gmail.com https://dakoga.tv/wp-admin/user-new.php

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Jejak Kepedulian MDMC Sumatera Barat dan Irman Gusman Center, Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk 76 KK Korban Banjir di Padang

PADANG, akumalu.com – Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Sumatera Barat bersama Irman Gusman Center dengan bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kota Padang. Pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, menjelang waktu Magrib, tim gabungan yang terdiri dari lima personel turun langsung ke lokasi bencana di RT 04/RW […]

Jejak Kepedulian MDMC Sumbar: Tengah Malam Terjang Banjir, Relawan Antar Harapan untuk Korban di Kuranji

PADANG, akumalu.com – Di saat sebagian besar masyarakat terlelap, relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat justru bergerak menembus gelapnya malam demi memastikan para korban banjir tetap mendapatkan bantuan. Sebanyak tujuh personel MDMC Sumbar diterjunkan pada Senin (3/8/2026) pukul 23.30 WIB untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang mengungsi di Kelurahan Lapau Munggu, Kecamatan […]

Sidang Perdana Sengketa Informasi Publik Bank Nagari di PTUN Padang, Hakim Minta Penjelasan Para Pihak

Padang, akumalu.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang menggelar sidang perdana sengketa informasi publik antara PT Bank Nagari selaku Pemohon Keberatan dengan Darlinsah selaku Termohon Keberatan, Senin (3/8/2026). Sidang tersebut merupakan pemeriksaan awal atas keberatan yang diajukan PT Bank Nagari terhadap Putusan Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Nomor 04/I/KISB-PS-M-A/2026. Perkara itu telah terdaftar di […]

Kenaikan Pajak, Kebijakan atau Penindasan?

Oleh: Pandekasalalauak Pajak merupakan instrumen utama negara untuk membiayai pembangunan, menyediakan layanan publik, serta menjaga keberlangsungan roda pemerintahan. Namun, ketika kenaikan pajak terjadi di tengah melemahnya daya beli masyarakat, muncul pertanyaan yang semakin sering terdengar di ruang publik: apakah kenaikan pajak masih dapat disebut sebagai kebijakan, atau justru telah dirasakan sebagai bentuk penindasan? Bagi negara, […]

KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut, Kasus Masuk Ranah Penyidikan: Polemik Hukum Belum Berakhir

JAKARTA, AKUMALU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menolak laporan penolakan gratifikasi yang disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terkait dugaan pemberian amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby. Penolakan tersebut bukan berarti perkara selesai, melainkan karena dugaan pemberian itu telah menjadi bagian dari proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang berjalan. […]

Akumalu.com merupakan unit media di bawah naungan Dakoga Corp yang bergerak di bidang produksi konten, peliputan, dan media digital untuk mendukung kebutuhan informasi, dokumentasi, dan promosi secara profesional.

Email pimpinan : vanrevan390@gmail.com
Whatsapp : 085712378102

Popular Categories

Must Read

©2026- All Right Reserved. Copyright by Akumalu.com