Dakoga tv

LEBIH DARI SEKEDAR TV

What's Hot

Recent News

Subscribe to our newsletter for real-time updates on new articles, tips, and exclusive insights.

[contact-form-7 id="a4b0165" title="Contact form 1_copy"]

Just In

Business

- Advertisement -

Technology

Tertahan Menuju Bundaran HI, Wakil BEM UI Minta Polisi Buka Ruang Aspirasi Mahasiswa

JAKARTA, AKUMALU.COM — Aksi mahasiswa di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), diwarnai adu argumentasi ketika massa BEM Universitas Indonesia (UI) tertahan di depan UOB saat hendak bergerak menuju kawasan Bundaran HI. Di tengah situasi tersebut, Wakil BEM UI, Fathimah Azzahra, tampil menyampaikan aspirasi mahasiswa dan meminta aparat kepolisian membuka ruang komunikasi serta mendengarkan tuntutan massa […]

Dana Otsus Aceh Tembus Rp100 Triliun, Publik Berhak Bertanya: Ke Mana Hasilnya?

AKUMALU.COM — Hampir dua dekade Dana Otonomi Khusus (Otsus) mengalir ke Aceh dengan nilai akumulatif lebih dari Rp100 triliun. Besarnya dana tersebut kembali memunculkan pertanyaan mendasar: sejauh mana kekhususan fiskal itu telah menghadirkan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat? BANDA ACEH — Perdamaian Aceh melalui Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 2005 menjadi salah satu tonggak […]

Wali Kota dan DPRD Solo Tinggalkan Sidang Saat Pidato Presiden, Pilih Tunaikan Salat Jumat

SOLO — AKUMALU.com | Momen menarik terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Surakarta saat mengikuti agenda pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (14/8/2026). Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama sejumlah peserta rapat laki-laki meninggalkan ruang sidang untuk menunaikan ibadah Salat Jumat. Agenda mendengarkan pidato Presiden berlangsung hingga mendekati waktu pelaksanaan Salat Jumat. Berdasarkan informasi […]

Recent News

Tertahan Menuju Bundaran HI, Wakil BEM UI Minta Polisi Buka Ruang Aspirasi Mahasiswa

JAKARTA, AKUMALU.COM — Aksi mahasiswa di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), diwarnai adu argumentasi ketika massa BEM Universitas Indonesia (UI) tertahan di depan UOB saat hendak bergerak menuju kawasan Bundaran HI. Di tengah situasi tersebut, Wakil BEM UI, Fathimah Azzahra, tampil menyampaikan aspirasi mahasiswa dan meminta aparat kepolisian membuka ruang komunikasi serta mendengarkan tuntutan massa […]
Read more

Dana Otsus Aceh Tembus Rp100 Triliun, Publik Berhak Bertanya: Ke Mana Hasilnya?

AKUMALU.COM — Hampir dua dekade Dana Otonomi Khusus (Otsus) mengalir ke Aceh dengan nilai akumulatif lebih dari Rp100 triliun. Besarnya dana tersebut kembali memunculkan pertanyaan mendasar: sejauh mana kekhususan fiskal itu telah menghadirkan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat? BANDA ACEH — Perdamaian Aceh melalui Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 2005 menjadi salah satu tonggak […]
Read more

Wali Kota dan DPRD Solo Tinggalkan Sidang Saat Pidato Presiden, Pilih Tunaikan Salat Jumat

SOLO — AKUMALU.com | Momen menarik terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Surakarta saat mengikuti agenda pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (14/8/2026). Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama sejumlah peserta rapat laki-laki meninggalkan ruang sidang untuk menunaikan ibadah Salat Jumat. Agenda mendengarkan pidato Presiden berlangsung hingga mendekati waktu pelaksanaan Salat Jumat. Berdasarkan informasi […]
Read more

DUA PENGURUS FORUM MPK OSIS NASIONAL LOLOS ISLT 2026, FORNAS: BUKTI PELAJAR INDONESIA SIAP MEMIMPIN

  Akumalu.com-PADANG, SUMATERA BARAT — Dua pengurus aktif Forum MPK OSIS Nasional (Fornas) berhasil menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Raghief Al Azzam dari SMAN 10 Padang dan Delsi Multiara dari SMAN 11 Padang dinyatakan lolos dalam Indonesian Student Leadership Training (ISLT) & Media Edukasi 2026. Keduanya menjadi bagian dari pelajar yang terpilih melalui proses […]
Read more

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Dana Otsus Aceh Tembus Rp100 Triliun, Publik Berhak Bertanya: Ke Mana Hasilnya?

Table of Content

AKUMALU.COM — Hampir dua dekade Dana Otonomi Khusus (Otsus) mengalir ke Aceh dengan nilai akumulatif lebih dari Rp100 triliun. Besarnya dana tersebut kembali memunculkan pertanyaan mendasar: sejauh mana kekhususan fiskal itu telah menghadirkan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat?

BANDA ACEH — Perdamaian Aceh melalui Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 2005 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Aceh. Kesepakatan tersebut kemudian menjadi salah satu landasan lahirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Salah satu konsekuensi penting dari kekhususan Aceh adalah hadirnya ruang pemerintahan dan fiskal yang lebih luas, termasuk Dana Otonomi Khusus yang mulai mengalir pada 2008.

Berdasarkan rekapitulasi alokasi 2008–2025 sebagaimana data yang beredar dalam materi publik, akumulasi Dana Otsus Aceh disebut mencapai sekitar Rp106,6 triliun.

Angka tersebut sangat besar. Namun perlu digarisbawahi bahwa Dana Otsus bukan satu-satunya sumber pembiayaan Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota.

Dalam APBA 2026, misalnya, pendapatan Pemerintah Aceh direncanakan sekitar Rp11,68 triliun. Selain Dana Otsus dan Dana Tambahan Infrastruktur, struktur pendapatan juga berasal dari Pendapatan Asli Aceh, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), serta sumber pendapatan lainnya sesuai ketentuan.

Artinya, pembicaraan mengenai kemampuan fiskal Aceh tidak cukup hanya dengan melihat angka Dana Otsus.

Kemiskinan Masih Menjadi Pekerjaan Rumah

Besarnya aliran anggaran tersebut berhadapan dengan persoalan kesejahteraan yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Data yang dikutip dalam materi tersebut menyebut tingkat kemiskinan Aceh pada September 2025 berada pada 12,22 persen, dengan sekitar 703 ribu penduduk masih berada di bawah garis kemiskinan.

Kondisi tersebut membuat evaluasi terhadap efektivitas penggunaan Dana Otsus menjadi semakin penting.

Persoalannya bukan semata-mata apakah Dana Otsus memberikan dampak. Dana tersebut telah membiayai berbagai pembangunan dan program publik. Pertanyaan yang lebih relevan adalah apakah setiap rupiah telah diarahkan pada program yang memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Catatan evaluasi dan pengawasan juga perlu menjadi perhatian serius. Apabila masih ditemukan program yang tidak optimal, keluaran kegiatan yang belum berfungsi, atau pembangunan yang terbengkalai, maka perbaikan tata kelola harus menjadi agenda bersama.

Bukan Sekadar Soal Besarnya Anggaran

Dana Otsus sejatinya merupakan instrumen untuk mempercepat pembangunan, mengurangi kesenjangan, memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Karena itu, ukuran keberhasilannya tidak seharusnya berhenti pada besarnya anggaran yang terserap.

Keberhasilan harus terlihat dari berkurangnya kemiskinan, meningkatnya kesempatan kerja, kualitas pendidikan dan kesehatan yang semakin baik, pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran serta tumbuhnya ekonomi masyarakat.

Transparansi juga menjadi kebutuhan utama.

Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota perlu membuka informasi secara mudah dipahami masyarakat mengenai berapa anggaran yang diterima, untuk program apa anggaran digunakan, siapa penerima manfaatnya, bagaimana progres pelaksanaannya, dan apa hasil yang dicapai.

Dengan keterbukaan tersebut, masyarakat dapat ikut mengawasi sekaligus menilai efektivitas kebijakan secara objektif.

Rakyat Aceh Berhak Bertanya

Setelah hampir dua dekade pelaksanaan Otonomi Khusus, pertanyaan masyarakat tentang hasil pembangunan merupakan bagian wajar dari kontrol publik.

Ke mana anggaran itu dialokasikan? Apa hasil konkretnya? Berapa besar manfaat yang benar-benar sampai kepada masyarakat?

Pertanyaan tersebut semestinya dijawab dengan data, transparansi dan hasil pembangunan, bukan dengan konflik horizontal.

Kekecewaan terhadap kondisi ekonomi maupun pembangunan juga tidak boleh diarahkan pada tindakan merendahkan simbol negara atau tindakan melawan hukum. Pada saat yang sama, aparat keamanan perlu mengedepankan pendekatan terukur, profesional, persuasif dan menghormati hak masyarakat menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan hukum.

Jangan sampai masyarakat dan aparat justru saling berhadapan sementara persoalan substansial mengenai tata kelola anggaran kehilangan perhatian.

Yang perlu ditempatkan di pusat perdebatan adalah akuntabilitas para pemegang kewenangan dan efektivitas penggunaan uang publik.

Aceh memiliki kesempatan besar menjadikan kekhususan sebagai modal mempercepat kesejahteraan. Dana yang besar harus menghasilkan perubahan yang juga besar.

Dana Otsus adalah amanah untuk kesejahteraan rakyat. Kelola secara transparan, awasi bersama, dan pastikan setiap rupiah meninggalkan manfaat nyata bagi generasi Aceh hari ini dan masa depan.

AKUMALU.COM | Akurat • Terpercaya • Untuk Semua

REVAN FAUZI HANDHIKA

vanrevan390@gmail.com https://dakoga.tv/wp-admin/user-new.php

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Tertahan Menuju Bundaran HI, Wakil BEM UI Minta Polisi Buka Ruang Aspirasi Mahasiswa

JAKARTA, AKUMALU.COM — Aksi mahasiswa di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), diwarnai adu argumentasi ketika massa BEM Universitas Indonesia (UI) tertahan di depan UOB saat hendak bergerak menuju kawasan Bundaran HI. Di tengah situasi tersebut, Wakil BEM UI, Fathimah Azzahra, tampil menyampaikan aspirasi mahasiswa dan meminta aparat kepolisian membuka ruang komunikasi serta mendengarkan tuntutan massa […]

Dana Otsus Aceh Tembus Rp100 Triliun, Publik Berhak Bertanya: Ke Mana Hasilnya?

AKUMALU.COM — Hampir dua dekade Dana Otonomi Khusus (Otsus) mengalir ke Aceh dengan nilai akumulatif lebih dari Rp100 triliun. Besarnya dana tersebut kembali memunculkan pertanyaan mendasar: sejauh mana kekhususan fiskal itu telah menghadirkan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat? BANDA ACEH — Perdamaian Aceh melalui Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 2005 menjadi salah satu tonggak […]

Wali Kota dan DPRD Solo Tinggalkan Sidang Saat Pidato Presiden, Pilih Tunaikan Salat Jumat

SOLO — AKUMALU.com | Momen menarik terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Surakarta saat mengikuti agenda pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (14/8/2026). Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama sejumlah peserta rapat laki-laki meninggalkan ruang sidang untuk menunaikan ibadah Salat Jumat. Agenda mendengarkan pidato Presiden berlangsung hingga mendekati waktu pelaksanaan Salat Jumat. Berdasarkan informasi […]

DUA PENGURUS FORUM MPK OSIS NASIONAL LOLOS ISLT 2026, FORNAS: BUKTI PELAJAR INDONESIA SIAP MEMIMPIN

  Akumalu.com-PADANG, SUMATERA BARAT — Dua pengurus aktif Forum MPK OSIS Nasional (Fornas) berhasil menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Raghief Al Azzam dari SMAN 10 Padang dan Delsi Multiara dari SMAN 11 Padang dinyatakan lolos dalam Indonesian Student Leadership Training (ISLT) & Media Edukasi 2026. Keduanya menjadi bagian dari pelajar yang terpilih melalui proses […]

Jejak Kepedulian MDMC Sumatera Barat dan Irman Gusman Center, Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk 76 KK Korban Banjir di Padang

PADANG, akumalu.com – Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Sumatera Barat bersama Irman Gusman Center dengan bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kota Padang. Pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, menjelang waktu Magrib, tim gabungan yang terdiri dari lima personel turun langsung ke lokasi bencana di RT 04/RW […]

Akumalu.com merupakan unit media di bawah naungan Dakoga Corp yang bergerak di bidang produksi konten, peliputan, dan media digital untuk mendukung kebutuhan informasi, dokumentasi, dan promosi secara profesional.

Email pimpinan : vanrevan390@gmail.com
Whatsapp : 085712378102

Popular Categories

Must Read

©2026- All Right Reserved. Copyright by Akumalu.com