Dakoga tv

LEBIH DARI SEKEDAR TV

What's Hot

Recent News

Subscribe to our newsletter for real-time updates on new articles, tips, and exclusive insights.

[contact-form-7 id="a4b0165" title="Contact form 1_copy"]

Just In

Business

- Advertisement -

Technology

Kesadaran Hukum Mahasiswa FISIP Universitas Andalas terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Tergolong Baik

Padang, akumalu.com – Kesadaran hukum mahasiswa terhadap penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga identitas nasional di lingkungan perguruan tinggi. Hal tersebut terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Kelompok 4 Mata Kuliah Bahasa Indonesia terhadap 103 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas angkatan 2025. […]

M. Shadiq Pasadigoe: Perlindungan Kekayaan Intelektual Kunci Kemajuan UMKM dan Ekonomi Kreatif Daerah

Tanah Datar, akumalu.com – Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai NasDem, Dr. (H.C.) Ir. M. Shadiq Pasadigoe, S.H., M.M., menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing produk masyarakat, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Layanan Diseminasi Komunikasi Masyarakat Bidang Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan […]

Tiga Gubernur, Satu Poros Besar: Benarkah Mereka Mengendalikan Arah Politik Muslim Indonesia?

AKUMALU.COM — Narasi tentang kekuatan politik Islam di Indonesia kembali menjadi perbincangan setelah muncul analisis yang menempatkan Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Barat, dan Gubernur Jawa Barat sebagai tiga pilar utama yang merepresentasikan basis terbesar umat Muslim di Tanah Air. Ketiga daerah tersebut memang memiliki karakteristik yang unik. Aceh dikenal sebagai satu-satunya provinsi yang menerapkan syariat […]

Recent News

Kesadaran Hukum Mahasiswa FISIP Universitas Andalas terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Tergolong Baik

Padang, akumalu.com – Kesadaran hukum mahasiswa terhadap penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga identitas nasional di lingkungan perguruan tinggi. Hal tersebut terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Kelompok 4 Mata Kuliah Bahasa Indonesia terhadap 103 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas angkatan 2025. […]
Read more

M. Shadiq Pasadigoe: Perlindungan Kekayaan Intelektual Kunci Kemajuan UMKM dan Ekonomi Kreatif Daerah

Tanah Datar, akumalu.com – Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai NasDem, Dr. (H.C.) Ir. M. Shadiq Pasadigoe, S.H., M.M., menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing produk masyarakat, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Layanan Diseminasi Komunikasi Masyarakat Bidang Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan […]
Read more

Tiga Gubernur, Satu Poros Besar: Benarkah Mereka Mengendalikan Arah Politik Muslim Indonesia?

AKUMALU.COM — Narasi tentang kekuatan politik Islam di Indonesia kembali menjadi perbincangan setelah muncul analisis yang menempatkan Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Barat, dan Gubernur Jawa Barat sebagai tiga pilar utama yang merepresentasikan basis terbesar umat Muslim di Tanah Air. Ketiga daerah tersebut memang memiliki karakteristik yang unik. Aceh dikenal sebagai satu-satunya provinsi yang menerapkan syariat […]
Read more

LSM LAKI Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana BLUD SMKN 1 Lubuk Sikaping ke Kejari Pasaman

Pasaman, akumalu.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Pasaman resmi melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan dan aset Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di SMKN 1 Lubuk Sikaping kepada Kejaksaan Negeri Pasaman, Selasa (2/6/2026). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh pengurus LSM LAKI dengan menyerahkan berkas pengaduan kepada pihak Kejaksaan Negeri Pasaman. […]
Read more

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Menghapus Prodi Keguruan: Solusi Strategis atau Jalan Pintas Berisiko?

Table of Content

Oleh: Advokat Ki Jal Atri Tanjung, S.Pd., S.H., M.H. Akumalu com

PADANG — Wacana pemerintah untuk mengevaluasi hingga menutup sebagian program studi (prodi) yang dinilai “kelebihan pasokan” (oversupply) memantik perdebatan serius, khususnya pada prodi keguruan. Kebijakan yang disampaikan Sekjen Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menegaskan bahwa pemerintah akan “memilih, memilah, dan jika perlu menutup” prodi yang tidak lagi relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Langkah ini didasarkan pada ketimpangan mencolok antara jumlah lulusan dan kebutuhan riil di lapangan. Data tahun 2023/2024 menunjukkan lulusan bidang pendidikan mencapai sekitar 490 ribu orang per tahun, sementara kebutuhan guru dan fasilitator PAUD hanya sekitar 20 ribu orang. Selisih yang sangat besar ini dinilai berpotensi menciptakan lonjakan pengangguran terdidik.

Namun, benarkah akar persoalannya ada pada banyaknya prodi keguruan?


Masalah Hulu atau Hilir?

Sejumlah kalangan, termasuk Komisi X DPR RI, mengingatkan bahwa persoalan utama bukan pada “kebanyakan prodi”, melainkan lemahnya perencanaan tenaga kerja nasional.

Data lama menunjukkan Indonesia justru kekurangan hingga satu juta guru. Ironisnya, rekrutmen ASN guru setiap tahun hanya berkisar 20 ribu orang. Kondisi ini memperlihatkan adanya ketimpangan di sisi hilir—yakni minimnya penyerapan tenaga pendidik oleh negara—bukan semata kesalahan di hulu (kampus).


Guru: Pilar Peradaban, Bukan Sekadar Profesi

Mengukur relevansi prodi keguruan semata dari serapan industri dinilai sebagai pendekatan yang keliru. Guru bukan produk industri, melainkan fondasi pembangunan manusia dan peradaban.

Negara dengan kualitas pendidikan terbaik seperti Jepang, Korea Selatan, dan Finlandia justru memperkuat investasi pada sektor pendidikan, termasuk memperbanyak tenaga guru dengan rasio ideal guru dan murid.

Jika prodi keguruan dipangkas secara besar-besaran hari ini, bukan tidak mungkin Indonesia justru menghadapi krisis guru di masa depan.


Risiko Penyeragaman Pendidikan

Fokus pemerintah pada delapan sektor strategis—energi, pangan, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi, digitalisasi, dan manufaktur—memang penting. Namun, pendidikan tidak bisa direduksi menjadi sekadar kebutuhan industri.

Bangsa tetap membutuhkan guru sejarah, agama, seni budaya, dan PPKn untuk menjaga identitas, moral, serta karakter generasi muda. Perguruan tinggi bukan sekadar “pabrik tenaga kerja”, melainkan penjaga akal sehat dan nilai-nilai kebangsaan.


Solusi: Transformasi, Bukan Penutupan

Alih-alih menutup prodi, solusi yang lebih bijak adalah transformasi menyeluruh, antara lain:

1. Perluasan Rekrutmen dan Distribusi Guru
Mengisi kekurangan satu juta guru melalui peningkatan formasi ASN/PPPK hingga minimal 100 ribu per tahun, sekaligus memperbaiki distribusi guru ke daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

2. Reformasi Kurikulum LPTK
Mendorong lahirnya guru masa depan: guru digital, vokasi, konselor, hingga pendidikan inklusi. Prodi pendidikan harus selaras dengan kebutuhan sektor strategis tanpa kehilangan jati diri.

3. Kebijakan Berbasis Data
Menggunakan tracer study untuk mengukur relevansi lulusan. Banyak lulusan pendidikan kini berkiprah sebagai edupreneur, kreator konten edukasi, hingga pelatih industri—yang tetap berada dalam ekosistem pendidikan.


Penutup: Jangan Bakar Lumbung Saat Paceklik

Menutup prodi keguruan karena alasan oversupply sesaat diibaratkan seperti membakar lumbung padi saat harga gabah murah. Kebijakan tersebut mungkin terlihat rasional dalam jangka pendek, namun berisiko besar bagi masa depan pendidikan nasional.

Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 seharusnya menjadi refleksi: membangun pendidikan tidak cukup dengan efisiensi, tetapi membutuhkan visi jangka panjang demi keberlanjutan peradaban bangsa.

REVAN FAUZI HANDHIKA

vanrevan390@gmail.com https://dakoga.tv/wp-admin/user-new.php

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Kesadaran Hukum Mahasiswa FISIP Universitas Andalas terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Tergolong Baik

Padang, akumalu.com – Kesadaran hukum mahasiswa terhadap penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga identitas nasional di lingkungan perguruan tinggi. Hal tersebut terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Kelompok 4 Mata Kuliah Bahasa Indonesia terhadap 103 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas angkatan 2025. […]

M. Shadiq Pasadigoe: Perlindungan Kekayaan Intelektual Kunci Kemajuan UMKM dan Ekonomi Kreatif Daerah

Tanah Datar, akumalu.com – Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai NasDem, Dr. (H.C.) Ir. M. Shadiq Pasadigoe, S.H., M.M., menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing produk masyarakat, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Layanan Diseminasi Komunikasi Masyarakat Bidang Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan […]

Tiga Gubernur, Satu Poros Besar: Benarkah Mereka Mengendalikan Arah Politik Muslim Indonesia?

AKUMALU.COM — Narasi tentang kekuatan politik Islam di Indonesia kembali menjadi perbincangan setelah muncul analisis yang menempatkan Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Barat, dan Gubernur Jawa Barat sebagai tiga pilar utama yang merepresentasikan basis terbesar umat Muslim di Tanah Air. Ketiga daerah tersebut memang memiliki karakteristik yang unik. Aceh dikenal sebagai satu-satunya provinsi yang menerapkan syariat […]

LSM LAKI Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana BLUD SMKN 1 Lubuk Sikaping ke Kejari Pasaman

Pasaman, akumalu.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Pasaman resmi melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan dan aset Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di SMKN 1 Lubuk Sikaping kepada Kejaksaan Negeri Pasaman, Selasa (2/6/2026). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh pengurus LSM LAKI dengan menyerahkan berkas pengaduan kepada pihak Kejaksaan Negeri Pasaman. […]

Hukum Kemanusiaan Dapat Mengalahkan Hukum Allah? Meluruskan Makna dan Hakikat Rukhshah

Oleh: Advokat Ki Jal Atri Tanjung, S.Pd., S.H., M.H. AKUMALU.COM – Di era media sosial saat ini, istilah “demi kemanusiaan” kerap digunakan untuk membenarkan berbagai tindakan. Bahkan tidak jarang muncul narasi yang menyatakan, “Agama boleh, tetapi kemanusiaan nomor satu. Kalau perlu, hukum Allah bisa ditunda.” Kalimat semacam itu terdengar bijak dan humanis. Namun dari perspektif […]

Akumalu.com merupakan unit media di bawah naungan Dakoga Corp yang bergerak di bidang produksi konten, peliputan, dan media digital untuk mendukung kebutuhan informasi, dokumentasi, dan promosi secara profesional.

Email pimpinan : vanrevan390@gmail.com
Whatsapp : 085712378102

Popular Categories

Must Read

©2026- All Right Reserved. Copyright by Akumalu.com