AGAM, AKUMALU.COM — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatra Barat. Pada Rabu (27/5/2026), MDMC Sumbar melaksanakan penyembelihan hewan qurban bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia bersama sekolah-sekolah terdampak bencana Galodo di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Kegiatan penuh makna itu melibatkan TK ABA Aisyiyah Labuh, SDN 14 Labuh, dan SDN 09 Bancah, yang menjadi bagian dari kawasan terdampak bencana Galodo dahsyat pada 27 November 2025 silam.
Tak sekadar penyembelihan hewan qurban, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara relawan kemanusiaan, tenaga pendidik, orang tua murid, dan masyarakat terdampak. Usai penyembelihan, suasana hangat penuh kekeluargaan terasa saat seluruh pihak bersama-sama merandang daging qurban, sebagai simbol kebangkitan dan solidaritas pascabencana.
Ketua MDMC Sumatra Barat menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan Kemendikdasmen RI kepada MDMC untuk menyalurkan bantuan qurban kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah terdampak bencana.
“Alhamdulillah, ini bukan sekadar pembagian hewan qurban, tetapi bentuk nyata kepedulian negara terhadap masyarakat yang sedang bangkit dari bencana. Kami berterima kasih kepada Kemendikdasmen RI atas kepercayaan yang diberikan kepada MDMC Sumatra Barat untuk mendistribusikan bantuan ini,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran program qurban di wilayah terdampak bencana memberikan makna lebih mendalam, terutama bagi anak-anak sekolah dan keluarga yang masih dalam proses pemulihan.
“Di tengah trauma dan upaya bangkit pascabencana, kebersamaan seperti ini menjadi penguat semangat. Qurban ini menghadirkan kebahagiaan sekaligus harapan baru,” tambahnya.
Warga dan para guru yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Momentum merandang bersama menjadi simbol bahwa musibah tidak mematahkan semangat masyarakat untuk terus bangkit.
Program ini juga mempertegas komitmen MDMC Sumbar yang selama ini aktif berada di garis depan dalam penanganan bencana, rehabilitasi, hingga pemulihan sosial masyarakat di Sumatera Barat.
Dari qurban lahir kepedulian, dari kebersamaan tumbuh harapan. Di tanah yang pernah dilanda bencana, semangat kemanusiaan kembali menyala. (*)
