/ Apr 20, 2026
Dakoga tv

LEBIH DARI SEKEDAR TV

What's Hot

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

Recent News

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

Subscribe to our newsletter for real-time updates on new articles, tips, and exclusive insights.

[contact-form-7 id="a4b0165" title="Contact form 1_copy"]

Featured Stories

Just In

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

Business

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

- Advertisement -

Technology

Arteria Dahlan vs Ferry Amsari: Duel Dua Kutub Hukum Nasional, Siapa Lebih Tajam?

Akumalu.com – Pertarungan gagasan antara Arteria Dahlan dan Ferry Amsari bukan sekadar adu argumen, melainkan representasi dua kutub besar dalam lanskap hukum Indonesia: kekuasaan politik dan otoritas akademik. Keduanya berasal dari Ranah Minang, namun menapaki jalur berbeda yang membentuk karakter dan daya gedor masing-masing. Arteria Dahlan mengasah pengaruhnya di gelanggang politik praktis. Sebagai anggota DPR […]

Akademisi Unand Dilaporkan ke Polisi Usai Kritik Swasembada Pangan, Polemik Kebebasan Berpendapat Menguat

JAKARTA, akumalu.com — Polemik kebebasan berpendapat kembali mencuat setelah akademisi Universitas Andalas, Feri Amsari, dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya yang mengkritik program swasembada pangan pemerintah, khususnya klaim surplus beras. Pernyataan tersebut disampaikan Feri dalam sebuah forum diskusi bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” pada 31 Maret 2026 di Jakarta Timur. Dalam forum itu, ia menyoroti […]

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

Padang, akumalu.com — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat […]

Recent News

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

Arteria Dahlan vs Ferry Amsari: Duel Dua Kutub Hukum Nasional, Siapa Lebih Tajam?

Akumalu.com – Pertarungan gagasan antara Arteria Dahlan dan Ferry Amsari bukan sekadar adu argumen, melainkan representasi dua kutub besar dalam lanskap hukum Indonesia: kekuasaan politik dan otoritas akademik. Keduanya berasal dari Ranah Minang, namun menapaki jalur berbeda yang membentuk karakter dan daya gedor masing-masing. Arteria Dahlan mengasah pengaruhnya di gelanggang politik praktis. Sebagai anggota DPR […]
Read more

Akademisi Unand Dilaporkan ke Polisi Usai Kritik Swasembada Pangan, Polemik Kebebasan Berpendapat Menguat

JAKARTA, akumalu.com — Polemik kebebasan berpendapat kembali mencuat setelah akademisi Universitas Andalas, Feri Amsari, dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya yang mengkritik program swasembada pangan pemerintah, khususnya klaim surplus beras. Pernyataan tersebut disampaikan Feri dalam sebuah forum diskusi bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” pada 31 Maret 2026 di Jakarta Timur. Dalam forum itu, ia menyoroti […]
Read more

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

Padang, akumalu.com — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat […]
Read more

Pemprov DKI Jakarta Gelar Operasi Serentak Basmi Ikan Sapu-Sapu, 6,98 Ton Dimusnahkan

JAKARTA, akumalu.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan operasi serentak berbasis “perang basmi ikan sapu-sapu” di lima wilayah kota administrasi pada Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini digelar di berbagai titik sungai, kali, dan saluran air dengan melibatkan ratusan personel gabungan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil karena populasi ikan sapu-sapu kini telah […]
Read more

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

“Barayoo” Budaya Lebaran Piaman Bisa Orang Bunuh Diri

Table of Content

Oleh Labai Korok | akumalu.com

Mau lihat urang baduyaa (berprilaku duniawi) caliak lah ka Piaman. Seluruh aktivitas sosial masyarakat, prilaku budaya keseharian nampak berlebih-lebihan dari kebiasaan orang Minangkabau diluar daerah Piaman.

Begitu juga melakoni kehidupan saat hari raya Idul Fitri ini, keadaan aktivitas masyarakat juga berlebihan-lebihan, ada muncul istilah urang Piaman “bagoyoo” atau budaya bagayoo. Kalau lah istilah bagayoo itu diucapkan oleh anak muda-mudi maka sudah terbayang prilaku yang akan muncul yaitu aktivitas yang negatif.

Seperti anak muda/mudi mengatakan bagayoo awak kepantai, kagunuang, padang, nah dipastikan anak muda itu akan pergi kepantai, tempat lain dengan pacar, nanti nyampe dipantai, tempat wisata tersebut akan menikmati minum-minuman.keras, kegiatan disana akan banyak maksiat.

Andaikan ada emak-emak berpakaian usang tidak baju baru, maka dipastikan akan dibully oleh keluarga dan tetangga, keluar lah kata-kata, “sagayoo koo hari pakai baju usang”, jan pelit bana, terkadang nyerempet ke yang hal lain, misal anaknya juga dak dibelikan baju baru, sa gayoo koo hari, maka secara fisiologis akan jadi tekanan berat dalam kehidupannya.

Sehingga ada pameo di Piaman bagi urang rantau, kalau dak ada pitih atau uang dak ada, maka dak usah bagayoo dikampung, lebih baik dirantau saja.

Nah cerita diatas itu, hanya sekelumit budaya bagayoo disaat Idul Fitri hadir, andaikan dijelaskan secara rinci maka masih banyak budaya lebaran Piaman yang akan membuat pribadi tidak kuat, lalu bunuh diri karena tekanan tersebut.

Pertanyaan apakah dua kasus bunuh diri di lebaran ini, ada kaitannya dengan budaya bagayoo Piaman tersebut, Penulis simpulkan ada, tinggal perlu ada penelitian khusus dari pihak akademis kampus dan Pemerintah Daerah.

Seperti berita yang hari ini viral di Piaman ada kasus D (50), seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatra Barat, mengakhiri hidup saat Lebaran, Sabtu, (21/3/2026).

Korban kehilangan nyawa setelah menenggak racun rumput. Dia diduga mengalami stres karena persoalan ekonomi.

“Subuh menjelang salat Id, suami korban menyadari korban tidak ada di rumah. Kemudian memberitahukan kepada keluarga untuk melakukan pencarian,” kata Kapolsek Kota Pariaman AKP Hijrul Aswad, Minggu, (22/3/2026), dikutip dari Kompas.

Polisi mendapati satu tabung racun tumbuhan merek Gramoxone yang diduga diminum D di tempat kejadian perkara (TKP). Menurut keterangan keluarga dan saksi, korban diduga nekat bunuh diri lantaran impitan ekonomi menjelang Lebaran.

“Menurut keluarga, korban mengalami depresi karena masalah ekonomi. Menjelang Lebaran kebutuhan meningkat, sementara korban tidak memiliki uang,

Kemarin, Pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, warga dikejutkan dengan penemuan seorang laki-laki berinisial IN (34) yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil pick up yang terparkir di pinggir Jalan Kompi Bakipeh, Desa Marabau, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

Penemuan ini berawal dari kecurigaan warga terhadap kendaraan yang terparkir dalam kondisi tertutup rapat dalam waktu cukup lama.

Berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga, korban sebelumnya berpamitan untuk bekerja dan diketahui tengah menghadapi permasalahan pribadi.

Saat ditemukan, korban berada di dalam mobil dengan kondisi tubuh basah oleh bahan bakar, serta ditemukan botol bekas berisi pertalite di lokasi. Korban telah dibawa ke RSUD M. Yamin dan dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menempuh jalur hukum. Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Dua kasus ini suda bisa dijadikan kajian awal bawa budaya bagoyoo di Piaman perlu dikurangi atau dihapus. Mari urang Piaman kembali menjalani stunah Nabi Muhammad SAW dan ajaran agama Islam bahwa lebaran Idul Fitri itu hanya hari Rayo Kecil, jadi jangan seolah-olah harus dilalui dengan kehidupan mewah-mewah yang sudah mengarah ke hedonis.

Hari raya besar itu dalam agama Islam adalah hari raya Idul adha, dalam ajaran kita rayakan selama tiga hari, namun setiap hari raya itu, kita lalui dengan syukur, bukan baduya seperti diuraikan diatas.

REVAN FAUZI HANDHIKA

vanrevan390@gmail.com https://dakoga.tv/wp-admin/user-new.php

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Trending News

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

Editor's Picks

Arteria Dahlan vs Ferry Amsari: Duel Dua Kutub Hukum Nasional, Siapa Lebih Tajam?

Akumalu.com – Pertarungan gagasan antara Arteria Dahlan dan Ferry Amsari bukan sekadar adu argumen, melainkan representasi dua kutub besar dalam lanskap hukum Indonesia: kekuasaan politik dan otoritas akademik. Keduanya berasal dari Ranah Minang, namun menapaki jalur berbeda yang membentuk karakter dan daya gedor masing-masing. Arteria Dahlan mengasah pengaruhnya di gelanggang politik praktis. Sebagai anggota DPR […]

Akademisi Unand Dilaporkan ke Polisi Usai Kritik Swasembada Pangan, Polemik Kebebasan Berpendapat Menguat

JAKARTA, akumalu.com — Polemik kebebasan berpendapat kembali mencuat setelah akademisi Universitas Andalas, Feri Amsari, dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya yang mengkritik program swasembada pangan pemerintah, khususnya klaim surplus beras. Pernyataan tersebut disampaikan Feri dalam sebuah forum diskusi bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” pada 31 Maret 2026 di Jakarta Timur. Dalam forum itu, ia menyoroti […]

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

Padang, akumalu.com — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat […]

Pemprov DKI Jakarta Gelar Operasi Serentak Basmi Ikan Sapu-Sapu, 6,98 Ton Dimusnahkan

JAKARTA, akumalu.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan operasi serentak berbasis “perang basmi ikan sapu-sapu” di lima wilayah kota administrasi pada Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini digelar di berbagai titik sungai, kali, dan saluran air dengan melibatkan ratusan personel gabungan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil karena populasi ikan sapu-sapu kini telah […]

Maisar Setiawan Munaf: Roadshow Akbar FASI Sumbar 2026, Kepemimpinan Turun Langsung Perkuat Silaturahmi dan Cetak Generasi Qur’ani Unggul

Akumalu.com — Rangkaian kegiatan Roadshow Silaturahmi dan Sosialisasi Unit Binaan LPPTKA-BKPRMI serta Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) Tingkat Sumatera Barat Tahun 2026 dilaksanakan secara bertahap di sejumlah daerah, meliputi Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga mencerminkan komitmen kuat jajaran pimpinan organisasi. Ketua […]

Akumalu.com merupakan unit media di bawah naungan Dakoga Corp yang bergerak di bidang produksi konten, peliputan, dan media digital untuk mendukung kebutuhan informasi, dokumentasi, dan promosi secara profesional.

Email pimpinan : vanrevan390@gmail.com
Whatsapp : 085712378102

Popular Categories

Must Read

Suara Lagu Tiba-tiba Menggema Saat Pembukaan MTQ Koto Tangah, Wagub Padang Sempat Terhenti Berpidato PADANG — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah ketika suara lagu terdengar dari pengeras suara di tengah pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (18/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Maigus tengah menyampaikan sambutan terkait pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia bahkan sempat menghentikan ucapannya ketika suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” terdengar jelas di lokasi acara. Dalam pidatonya sebelum kejadian, Maigus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ agar ke depan kafilah dari Kota Padang mampu bersaing tanpa bergantung pada peserta dari luar daerah. “Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…,” ujar Maigus, sebelum akhirnya terhenti akibat gangguan suara tersebut. Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis (human error) dan bukan unsur kesengajaan. Menurutnya, seluruh perangkat audio sebenarnya telah disiapkan dengan pengamanan maksimal. Sambungan Bluetooth dan mikrofon lain telah dinonaktifkan, dan hanya mikrofon utama yang digunakan oleh Wakil Wali Kota yang aktif. “Bluetooth sudah mati, dan mic lain juga sudah dimatikan. Hanya mic yang digunakan pak Wakil Wali Kota yang aktif. Jaringan juga sudah kami nonaktifkan. Kemungkinan ada mic wireless di sekitar yang frekuensinya masuk ke sistem,” jelas Fizlan. Ia menambahkan, pihak panitia telah berkoordinasi dengan penyedia sound system serta protokoler untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali selama rangkaian MTQ berlangsung. Meski sempat mengganggu jalannya acara, kegiatan pembukaan MTQ tetap dilanjutkan dan berlangsung lancar hingga selesai.

©2026- All Right Reserved. Copyright by Akumalu.com