Jakarta, akumalu.com – Rapat kerja antara Kementerian Pariwisata dan Komisi VII DPR RI yang digelar Rabu (1/4/2026) berlangsung tegang. Awalnya berjalan formal, suasana berubah saat pembahasan anggaran mengungkap adanya perbedaan data yang dinilai tidak sinkron.
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, secara terbuka mempertanyakan keakuratan laporan tersebut. Sorotan terutama tertuju pada pos tugas pembantuan dan pemasaran yang angkanya dinilai tidak konsisten serta berpotensi membingungkan dalam proses pengawasan anggaran negara.
Situasi semakin memanas ketika Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, belum mampu menjelaskan secara rinci perbedaan angka yang dipersoalkan. Bahkan, jajaran internal kementerian yang dimintai klarifikasi juga belum dapat memberikan data yang pasti, sehingga membuat forum rapat dipenuhi kebingungan.
Kondisi tersebut membuat suasana rapat menjadi canggung dan penuh tekanan, mencerminkan pentingnya akurasi data dalam pembahasan anggaran negara. (*)
