Akumalu.com – Rapat Komisi XI DPR RI berlangsung tegang saat pimpinan rapat, Mukhammad Misbakhun, melontarkan interupsi terhadap Anis Byarwati dalam pembahasan isu ketahanan energi dan penghematan bahan bakar minyak (BBM).
Dalam pemaparannya, Anis menyinggung pernyataan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, terkait efisiensi penggunaan gas saat memasak. Pernyataan tersebut kemudian memicu respons dari pimpinan rapat.
Misbakhun menilai apa yang disampaikan tidak sepenuhnya sesuai dengan konteks pernyataan Bahlil. Ia pun langsung memberikan interupsi dan menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan maupun mengutip pernyataan tokoh publik.
Menurutnya, ketidakakuratan dalam penyampaian informasi berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat, terutama dalam isu sensitif seperti energi dan kebutuhan dasar.
Ketegangan sempat terasa di ruang rapat, mencerminkan dinamika perdebatan yang cukup serius dalam pembahasan kebijakan energi nasional. Namun demikian, rapat tetap berlanjut dengan pembahasan lanjutan yang lebih terfokus. (*)
