PADANG PARIAMAN, Akumalu.com – Jagat media sosial di Sumatera Barat tengah diramaikan dengan beredarnya konten dukungan terhadap sosok Mufti Riska Eza, yang disebut-sebut mendapat simpati dari masyarakat di wilayah Nagari Toboh Ketek, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam tayangan yang beredar di platform media sosial, terlihat poster bergaya kampanye menampilkan Mufti Riska Eza dengan pesan dukungan bernuansa ajakan moral dan harapan masyarakat terhadap kepemimpinan yang dinilai jujur serta berpihak kepada rakyat.
Narasi dalam unggahan tersebut memuat pesan berbahasa Minang yang mengajak masyarakat memberikan dukungan, dengan penekanan pada nilai kejujuran, tindakan nyata, serta kemampuan memimpin.
Kemunculan konten ini langsung memantik perhatian publik. Sejumlah warganet memberikan komentar dukungan, sementara lainnya mempertanyakan konteks kemunculan poster tersebut, apakah berkaitan dengan agenda politik lokal, pemilihan tingkat nagari, atau sekadar bentuk aspirasi masyarakat.
Fenomena ini menunjukkan bahwa media sosial kini menjadi ruang strategis dalam membangun opini publik, termasuk di tingkat lokal. Dukungan berbasis digital dinilai mampu membentuk persepsi masyarakat dengan cepat, terutama ketika figur yang ditampilkan memiliki kedekatan dengan komunitas setempat.
Pengamat komunikasi politik menilai, kemunculan konten seperti ini mencerminkan perubahan pola komunikasi publik, di mana ruang digital menjadi panggung utama dalam membangun citra, pengaruh, dan koneksi emosional dengan masyarakat.
Namun demikian, publik diimbau tetap mencermati informasi yang beredar secara objektif dan memastikan konteks sebenarnya dari setiap unggahan yang viral.
Apakah ini awal dari dinamika politik lokal baru di Padang Pariaman? Waktu yang akan menjawab. (Red)
