JAKARTA, akumalu.com — Rabu (20/05/2026) — Suasana rapat paripurna DPR RI mendadak menjadi sorotan publik setelah beredarnya potongan video yang memperdengarkan ucapan yang diduga dilontarkan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, terkait Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Peristiwa itu terjadi usai Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di hadapan anggota DPR RI. Dalam tayangan siaran langsung TVR Parlemen, terdengar suara yang diduga menyebut kalimat, “Asal jangan teriak hidup Jokowi.”
Potongan video tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan memantik gelombang perdebatan. Sebagian publik menilai ucapan itu sebagai bentuk candaan politik spontan, sementara sebagian lainnya menganggap hal tersebut tidak pantas disampaikan dalam forum resmi kenegaraan.
Aktivis Aldy Maulana dari Komunitas Cinta Indonesia menyampaikan penyesalannya atas ucapan yang dinilai dapat memicu polemik baru di ruang publik. Menurutnya, pejabat negara seharusnya lebih berhati-hati menjaga etika komunikasi politik.
“Forum resmi DPR adalah simbol demokrasi dan kehormatan negara. Pernyataan yang memancing spekulasi politik justru dapat memperkeruh suasana kebangsaan,” ujarnya.
Polemik ini langsung menjadi bahan diskusi hangat di berbagai platform digital. Tagar terkait Dasco, Jokowi, dan DPR RI ramai diperbincangkan. Banyak netizen mempertanyakan apakah ucapan tersebut mencerminkan dinamika politik elite yang masih menyisakan ketegangan pasca pergantian kepemimpinan nasional.
Pengamat komunikasi politik menilai, di era digital saat ini, ucapan singkat dari tokoh publik dapat dengan cepat membentuk persepsi masyarakat luas. Karena itu, setiap pernyataan di ruang resmi harus disampaikan dengan penuh kehati-hatian.
Kini publik menunggu klarifikasi resmi atas potongan video yang viral tersebut. Apakah ini sekadar celetukan spontan atau sinyal politik yang lebih dalam?
akumalu.com | Cepat, Tajam, Terpercaya
