Padang, terdepannews.com — Peringatan Hari Perempuan menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis perempuan sebagai salah satu pilar utama dalam membangun kekuatan bangsa. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pelengkap dalam kehidupan sosial, tetapi memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter, nilai, dan masa depan bangsa.
Hal tersebut disampaikan oleh H. Arisal Azis, Anggota DPR RI Komisi XIII sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Barat. Menurutnya, perempuan memiliki peran fundamental dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari keluarga, pendidikan, hingga pembangunan sosial dan ekonomi.
“Hari Perempuan bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa perempuan adalah pondasi penting dalam memperkuat bangsa. Tanpa peran perempuan, bangsa ini tidak akan berdiri kokoh,” ujar Arisal Azis.
Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi masa depan melalui pendidikan di dalam keluarga. Seorang ibu, kata dia, merupakan sekolah pertama bagi anak-anaknya, tempat nilai moral, etika, dan karakter dibentuk sejak dini.
Selain itu, Arisal Azis juga menilai bahwa perempuan Indonesia saat ini telah menunjukkan kiprah luar biasa di berbagai bidang, baik di dunia pendidikan, ekonomi, sosial, hingga politik. Kontribusi tersebut menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kemampuan dan potensi besar dalam mendorong kemajuan bangsa.
Menurutnya, peran perempuan juga sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat ketahanan keluarga yang merupakan unit terkecil dalam masyarakat.
“Perempuan adalah tiang negara. Ketika perempuan kuat, maka keluarga akan kuat. Jika keluarga kuat, maka masyarakat akan kokoh dan bangsa pun akan semakin maju,” katanya.
Arisal Azis juga mendorong agar seluruh pihak terus memberikan ruang dan kesempatan yang luas bagi perempuan untuk berkembang, berdaya, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
Ia menegaskan bahwa penghormatan terhadap perempuan tidak cukup hanya melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan, perlindungan, dan pemberdayaan yang nyata.
“Momentum Hari Perempuan harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menghargai, melindungi, dan memberdayakan perempuan. Karena perempuan bukan hanya pendamping, tetapi penggerak utama dalam membangun peradaban bangsa,” tutupnya. (*)
