Akumalu.com – Afriansyah Noor merupakan salah satu figur politik nasional yang memiliki latar belakang keluarga kuat sekaligus rekam jejak panjang di dunia organisasi dan pemerintahan. Lahir di Jambi pada 20 April 1972, pria yang akrab disapa Ferry ini adalah putra dari Fauzi Noor dan Upik Tando.
Ia merupakan cucu dari Sidi Tando, pengusaha legendaris asal Pariaman yang dikenal berjaya pada era 1950-an. Akar sejarah keluarga tersebut turut membentuk karakter kepemimpinan dan etos kerja Afriansyah. Atas kontribusinya terhadap kampung halaman, ia juga dianugerahi gelar adat Minangkabau, Datuak Rajo Basa.
Dari sisi pendidikan, Afriansyah dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam mengembangkan kapasitas diri. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Lubuk Linggau dan Jambi, sebelum meraih gelar Sarjana Teknik dari ISTN Jakarta. Komitmennya terhadap dunia administrasi dan kebijakan publik membawanya meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude dari Universitas Sriwijaya pada 2024.
Disertasinya yang mengangkat tema kolaborasi dalam peningkatan kualitas Pekerja Migran Indonesia menjadi cerminan kepeduliannya terhadap isu ketenagakerjaan, bahkan jauh sebelum ia menjabat di pemerintahan.
Karier politik Afriansyah Noor terbangun melalui proses panjang dan penuh ketekunan. Ia bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB) sejak 1998 dan menjadi salah satu figur kunci di lingkaran kepemimpinan partai, termasuk dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal PBB periode 2019–2024. Kedekatannya dengan tokoh nasional Yusril Ihza Mahendra turut mewarnai perjalanan politiknya.
Meski sempat beberapa kali gagal melenggang ke DPR RI, Afriansyah tidak berhenti berkontribusi. Ia justru menemukan momentum di jalur eksekutif ketika dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan sejak Juni 2022 pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Perjalanannya di pemerintahan sempat berlanjut sebagai Wakil Kepala BPJPH, sebelum akhirnya kembali dipercaya menduduki posisi Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, per 17 September 2025.
Kembalinya Afriansyah Noor ke posisi strategis tersebut menjadi bukti kuat atas kepercayaan negara terhadap kapasitas dan pengalamannya. Dengan latar belakang keluarga pengusaha besar, pengalaman politik yang matang, serta bekal akademik yang solid, putra daerah asal Pariaman ini terus mengemban misi besar dalam mendorong penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia.(*)
