Padang Pariaman, akumalu.com — Mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyoroti lambannya penyaluran dana bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dalam kunjungan lapangan yang terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Amran tampak mengekspresikan kekecewaannya karena bantuan yang seharusnya diterima masyarakat belum juga tersalurkan.
Dalam video tersebut, Amran berdialog dengan sejumlah pihak di lokasi terdampak, mempertanyakan kendala yang menyebabkan keterlambatan distribusi bantuan. Ia menegaskan bahwa bantuan bencana seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah maupun instansi terkait, mengingat kondisi masyarakat yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kita ingin bantuan ini segera sampai kepada masyarakat. Jangan sampai ada hambatan birokrasi yang memperlambat,” ujarnya.
Keterlambatan ini juga mendapat sorotan dari masyarakat. Sejumlah komentar di media sosial mengungkapkan bahwa tidak hanya di Padang Pariaman, wilayah lain seperti Tanah Datar juga masih menunggu realisasi bantuan maupun perbaikan infrastruktur, termasuk lahan pertanian yang terdampak banjir bandang sejak 2024.
Masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat penyaluran bantuan serta melakukan pemulihan pascabencana secara menyeluruh. Transparansi dan koordinasi antarinstansi dinilai menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan tidak berlarut-larut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti keterlambatan penyaluran dana bantuan tersebut. Pemerintah diharapkan segera memberikan klarifikasi sekaligus solusi atas persoalan yang terjadi. (*)
